Tentang Saya

 Assalamualaikum

Halo teman-teman,

Ini adalah postingan pertama saya yang akan membehas mengenai Jurusan Kuliah Kesehatan Masyarakat.


Sedikit saya bercerita kenapa saya masuk Kesehatan Masyarakat.
Sebenarnya dari kecil saya punya cita-cita ingin menjadi seorang Dokter Umum. Mengapa demikian? Sebab pada saat dulu saya sering sakit-sakit dan terus terlintas di benak saya bahwa sungguh mulia seorang Dokter karena mereka selalu membantu orang agar cepat sembuh. Itulah yang menyebabkan saya ingin mejadi seorang Dokter selain itu juga menurut orang-orang bahwa seorang Dokter punya penghasilan yang menjanjikan. hehe
Ketika saya kelas XII SMA dan Alhamdulillah mendapat tiket untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi melalui Jalur SNMPTN 2017.
Saat itu memang saingan di SMA sangat berat, harapannya ingin masuk Kedokteran UNPAD, sedangkan yang saya ketahui bahwa untuk Kedokteran UNPAD hanya menyediakan 2 kursi untuk satu kabupaten/Kota.
Di waktu lain dibuatlah nilai pararel satu angkatan mulai sem 1 - sem 5, Alhamdulillah saya punya nilai cukup baik, Tapi sayang, ada temen kelas lain yang ternyata punya nilai lebih tinggi dari saya dan punya harapan sama yaitu masuk Kedokteran UNPAD, pada saat itu hancurlah sudah harapan saya untuk masuk Kedokteran UNPAD karena saya yakin kesempatan saya sangat sempit sekali untuk masuk Kedokteran UNPAD. Hingga akhirnya saya ucapkan   Selamat Tinggal   :(
Saya tetap berkomitmen ingin kuliah kesehatan.

Tetapi jangan bersedih, ibarat pepatah mengatakan "Bunga tidak setangkai, kumbang tidak serumah, hilang tumbuh saling berganti, hilang satu tumbuh seribu" 
Tidak ada Kedokteran tidak ada UNPAD (Universitas Padjajaran) Kesmas pun UNSIL (Universitas Siliwangi) pun jadi, karena apa ? Keberhasilan tidak diukur dengan seberapa jauh Anda berada di tempat yang dipandang hebat, namun yang terpenting adalah bagaimana cara Anda agar menjadi orang hebat! :)

Terus kenapa saya tidak memilih Universitas lain yang ada Kedokteran? Ternyata, setelah saya berkonsultasi kepada orang tua untuk kuliah di daerah lain beliau tidak memberikan izin untuk itu, karena orang tua mempunyai alasan tertentu. Kalau sudah begini, yaaa apa boleh buat sebagai orang islam dan orang beriman, “Bahwa keridhoan Alloh SWT berada di Ridhonya Orang Tua” jika orang tua ridho maka Alloh SWT pun Ridho, orang tua tidak ridho maka Alloh SWT pun tak Ridho, maka saya berharap dengan memilih pilihan orang tua tentang Univ saya, semoga jurusan yang saya pilih bisa bermanfaat untuk orang lain, bisa membawa keberkahan untuk orang lain. Aamiin
Jadi, apa sih Kesehatan Masyarakat?
Buat teman – teman yang masih penasaran dengan “Kesehatan Masyarakat” ini, misalnya buat adik – adik yang ingin melanjutkan pendidikan ke PT dan menjadikan “Kesehatan Masyarakat” sebagai salah satu pertimbangan , di sini saya akan berbagi secara ringkas tentang “Apa itu Kesehatan Masyarakat”
Menurut Winslow dari Yale University kesehatan masyarakat adalah Ilmu dan seni mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan meningkatkan kesehatan melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat untuk:

1. Perbaikan sanitasi lingkungan
2. Pencegahan penyakit- penyakit menular
3. Pendidikan untuk kebersihan perorangan
4. Pengorganisasian pelayanan-pelayanan medis dan perawatan untuk diagnosa dini dan pengobatan.
5. Pengembangan rekayasa sosial untuk menjamin terpenuhinya setiap kebutuhan hidup orang yang layak dalam memelihara kesehatan.

Ilmu kesehatan masyarakat pada hakikatnya merupakan ilmu yang terdiri dari berbagai macam disiplin ilmu seperti biologi, fisika, kimia, kedokteran, lingkungan, sosiologis, psikologi, antropologi, ekonomi, administrasi, pendidikan dan lain – lain. Namun secara garis besar, disiplin ilmu yang menopang berdirinya kesehatan masyarakat sebagai ilmu atau yang lebih dikenal sebagai 8 pilar kesehatan masyarakat antara lain:

1. Administrasi Kesehatan Masyarakat.
2. Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku.
3. Biostatistika/Statistik Kesehatan.
4. Kesehatan Lingkungan.
5. Gizi Masyarakat.
6. Kesehatan Kerja.
7. Epidemiologi.
8. Kesehatan reproduksi.

Mengapa ilmu kesehatan masyarakat merupakan ilmu yang multidisipliner, karena memang pada dasarnya Masalah Kesehatan Masyarakat bersifat multikausal, maka pemecahanya harus secara multidisiplin.
Kegiatan Kesehatan Masyarakat berada pada ranah Pencegahan Penyakit (Preventif), Promosi Kesehatan (Promotif) bukan pada ranah Pengobatan (Kuratif) atau Pemulihan (Rehabilitatif). Sebab, pada kegiatan Kuratif dan Rehabilitatif itu melibatkan Dokter, Perawat, Bidan dll.
Jadi, bagi adik-adik yang takut menghadapi darah, takut menghadapi bagaimana menjait orang yang terkena luka, takut dan takut serba takut dalam mengobati tetapi ingin masuk pada kuliah dunia Kesehatan maka Kesehatan Masyarakat adalah tempat yang cocok untuk adik-adik, karena di kesehatan masyarakat tidak mengajarkan cara mengobati penyakit tetapi mengajarkan cara mencegah penyakit.
Saya sendiri, setelah mengetahui bahwa Kesehatan masyarakat adalah kegiatan Pencegahan Penyakit, saya jadi teringat beberapa tahun yang lalu ketika saya bercita-cita ingin menjadi seorang Dokter dengan alasan bahwa kegiatan yang sangat mulia yaitu membantu orang. Tapi bukankah itu mencegah penyakit itu lebih mulia dari pada mengobati penyakit, bukankah itu diperintahkan dalam agama juga? Saya teringat dan bersyukur, iya ya Alhamdulillah ini takdir saya masuk Kesehatan masyarakat. 

Semoga postingan dan cerita saya yang singkat ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Sukai, Komentari, dan Bagikan

No comments:

Post a Comment